Benarkah Diabetes Mengurangi Kesuburan Pria?

Benarkah Diabetes Mengurangi Kesuburan Pria? – Penyakit diabetes yaitu suatu penyakit metabolik di mana seseorang memiliki kadar gula yang tinggi yang terjadi karena produksi insulin tidak berjalan normal atau juga akibat dari sel-sel tubuh yang tidak merespon dengan baik terhadap insulin. Seseorang yang mengalami tingkat kadar gula tinggi akan mengakibatkan sering buang air kecil (poliuria), mudah haus (polidipsia) dan mudah lapar (polifagia).

Menurut salah satu penelitian terungkap bahwa pria dengan diabetes tipe 1 kemungkinannya akan memiliki lebih banyak kerusakan DNA dalam spermanya sehingga menghambat kesuburan. Yang kemudian dilanjutkan dengan penelitian melalui air mani serta sampel darah antara pria yang menderita diabetes dan yang tidak menderita diabetes. Dan hasil yang diperoleh yaitu bahwa pada pria penderita diabetes memiliki volume air mani yang lebih rendah dibandingkan dengan pria tanpa diabetes. Untuk bentuk dan pergerakan dari sperma dari pria yang mengidap diabetes dan tidak sama saja, hanya ditemukan adanya kerusakan lebih banyak DNA pada sperma pria yang mengidap diabetes. Kerusakan sperma ini dapat meningkatkan ketidak suburan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa seorang pria yang mengidap diabetes dan tidak mengontrol glukosanya akan memiliki kemungkinan yang lebih sedikit untuk menghamili pasangannya. Dan pada saat sudah berhasil membuahi pasangannya,  kemudian hamil maka resiko untuk terjadi keguguran dan lahir dalam keadaan cacat menjadi lebih tinggi.

Untuk menangani masalh ini tentu diperlukan kesadaran dari penderita diabetes agar selalu menjaga kadar glukosanya dalam kadar yang normal untuk mengurangi resiko dan meningkatkan kesempatan untuk dapat hamil dengan aman serta menghasilkan bayi yang sehat bagi pasangannya.

Agar mendapatkan kesempatan untuk memiliki buah hati menjadi lebih tinggi maka penderita diabetes memerlukan perencanaan yang baik serta dedikasi untuk memakan makanan yang tepat juga sehat. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kadar glukosa tetap stabil sejak beberapa bulan sebelum memulai program untuk hamil dan juga pada masa kehamilan. Tingkatkan kualitas hidup dengan lebih baik lagi serta hindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat memicu meningkatnya kadar gula. Kunjungi : www.obatdiabetes.co.id

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s